1.1.15

sekarang aku tahu, mengapa ibu selalu memelukku
sekarang aku sadar, mengapa bapak selalu menyuruhku berjalan dibalakang punggungnya
dinginnya malam tak ada apa-apanya dibandingnya pertempuran diluar sana
HELL - O, MY FRIEND

senggol bacok

kamu tau definisinya?
jarang denger mungkin ya?
gininih aku jelasin

kalo peribahasa itu, 'jangan membangunkan ular tidur'
fyi, ular kalo kebangun pasti cari mangsa kan? kalo tidur dia diem kan?
nah sama definisinya kaya 'senggol bacok'
bedanya, yang ini manusia, yang ini aku HA-HA-HA

kurang jelas?

emm, bisa dibilang gini ya
aku gabakal ganggu atau usik urusan orang selama orang tersebut diam dengan kehidupanku

tapi sekarang keadaannya beda, aku ga cuman disenggol, tapi diinjek
you-know-kalo-disenggol-aja-bacok, bisa-bayangin-kalo-diinjek-bakal-ngapain

bukannya aku dendam, cuman menunjukkan keberadanku aja kok, semut diinjek bisa gigit, aku bisa...

setiap manusia mempunyai hak untuk membela apa yang sudah menjadi haknya, camkan itu!

2015 -- selamat datang AEC, selamat datang semester genap, selamat datang IAW dan AA, selamat datang pertempuran -- angkat kepalamu, tegapkan badanmu, mantapkan langkahmu, kita pasti bisa!
























































karena kami akan selalu bersama menghadapi apapun yang terjadi
jangan bangunkan harimau yang sedang tidur, dampaknya tak cukup baik untukmu :)
diamlah, karena sebenarnya kalian tak lebih baik dari kami

31.12.14

Keluarga adalah bagian dimana kamu saling menjaga
Bukan maju sendiri untuk mencapai ambisi pribadi
Bukan pula menghalangi jalan anggota keluarga lain
Apalagi menjatuhkan

Keluarga adalah bagian dimana kita saling berbagi
Bukan berbagi derita untuk dirasakan bersama
Bukan pula berbagi kebahagiaan
Tetapi berbagi kehidupan

Keluarga tidak selalu mereka yang ada dalam silsilah keluarga
Keluarga bukan pulang hanya sebuah nama apalagi slogan semata
Namun keluarga adalah nama untuk mereka yang selalu 'bersama'

Berapa keluarga yang kamu miliki?
Sudahkah kamu saling menjaga, berbagi dan bersama?

Jangan bermain-main dengan kata-kata 'keluarga'
Ingat, seluruhnya bisa menjadi bumerang
Ingat, mulutmu harimaumu
Berfikir sebelum bertindak, cerdaslah dalam berkata
kamu tahu rasanya ketika merasa dalam sebuah tempat bersama puluhan pengecut?
kamu tahu rasanya ketika terjebak dalam situasi diluar dugaan yang sebenarnya tak diinginkan?
kamu tahu rasanya ketika mendengar celotehan orang yang tak tahu apa-apa tapi berlagak tahu segalanya?
kamu tahu rasanya ketika berhadapan dengan makhluk munafik ciptaan Tuhan?
kamu tahu rasanya ketika berbicara dengan bola yang selalu menggelinding sesuka hati?
kamu tahu rasanya ketika mempunyai orang-orang terdekat yang ternyata ingin menusukmu dari belakang?
kamu tahu rasanya bersalaman dengan orang yang ternyata mempunyai pistol untuk menembak kita?

kamu takkan pernah tahu rasanya, karena kamu adalah orang yang aku bicarakan dan aku yang menghadapi kalian. terimakasih (yang katanya) keluarga-ku