belakangan ini berubah jadi perempuan aneh yang melow dan cengeng
parah. tau,tau banget yang bikin kayak gini sebenernya tu pikiran
negatifku sendiri. sampe bingung bilangnya. really need shoulder to cry
on lah.
sedih. nyesek. nangis tanpa tau harus bilang ke siapa, cerita ke siapa. capek. sampe dibilang “kamu kenapa to kok beda?” “kamu tu kalo ada apa apa mbok cerita sama aku. jangan dipendem sendiri” :(( pengen banget cerita sama kamu tapi gatau gimana bilangnya.
cuma pengen tenang lagi kayak sebelum sebelum ini. pengen ngga
kepikiran yang engga engga. pengen jadi orang yang santai dan ngga
emosian kayak gini. capek sendiri. kesel sendiri. sedih banget
sebenernya. rasanya numpuk numpuk aja gitu masalahnya. ya tau,aku
sendiri yang bikin masalah itu ada. dan sekarang gatau gimana caranya
biar semua balik kayak biasanya.
:(
20.9.12
6.9.12
Jatuh cinta kepadamu begitu menyenangkan, seperti meringkuk dalam
selimut hangat pada malam yang hujan. Seperti menemukan keping terakhir
puzzle yang sedang kau susun. Cinta ini sudah berada tepat di tempat
yang seharusnya, di ruang hatimu dan hatiku.
Namun, mengapa resah justru yang merajai kita? Padahal, katanya cinta sanggup menjaga. Aku ingin kau tahu, diam-diam, aku selalu menitipkan harapan yang sama ke dalam beribu-ribu rintik hujan: aku ingin hari depanku selalu bersamamu.
Aku mencintaimu. Selalu. Dan, mereka tak perlu tahu…
Namun, mengapa resah justru yang merajai kita? Padahal, katanya cinta sanggup menjaga. Aku ingin kau tahu, diam-diam, aku selalu menitipkan harapan yang sama ke dalam beribu-ribu rintik hujan: aku ingin hari depanku selalu bersamamu.
Aku mencintaimu. Selalu. Dan, mereka tak perlu tahu…
23.8.12
Aku benci ketika kamu nggak ngerti apa yang aku mau .
Aku benci ketika kamu nggak tau apa yang harus kamu lakuin .
aku benci ketika kamu nggak peka .
aku benci ketika kamu nggak pernah punya waktu untukku .
aku benci ketika kamu mengakhiri semua percakapan .
aku benci ketika kamu menomer sekian-kan diriku .
aku benci ketika kamu lebih mementingkan orang lain daripada aku .
aku benci ketika kamu nggak tau salahmu .
aku benci ketika kamu marah saat aku juga marah padamu .
aku benci ketika kamu mengatakan semuanya seolah-olah salahku .
aku benci ketika kamu berjanji namun kau tidak pernah bisa menepati .
aku benci ketika kamu menyayangiku namun kamu tidak menyayangiku dengan semestinya :’
bahkan ketika kini aku sudah mencintaimu kau mampu berbuat sesukamu, sekarang terserah , terserah! teruskan saja apa maumu , nanti perasaanku terhadapmu akan hilang dengan sendirinya . Itukan yang kamu mau? itu ? selama ini hanya itu? baiklah ,terimakasih telah mengukir namamu dihatiku namun justru terasa sangat perih dan membekas !
Aku benci ketika kamu nggak tau apa yang harus kamu lakuin .
aku benci ketika kamu nggak peka .
aku benci ketika kamu nggak pernah punya waktu untukku .
aku benci ketika kamu mengakhiri semua percakapan .
aku benci ketika kamu menomer sekian-kan diriku .
aku benci ketika kamu lebih mementingkan orang lain daripada aku .
aku benci ketika kamu nggak tau salahmu .
aku benci ketika kamu marah saat aku juga marah padamu .
aku benci ketika kamu mengatakan semuanya seolah-olah salahku .
aku benci ketika kamu berjanji namun kau tidak pernah bisa menepati .
aku benci ketika kamu menyayangiku namun kamu tidak menyayangiku dengan semestinya :’
bahkan ketika kini aku sudah mencintaimu kau mampu berbuat sesukamu, sekarang terserah , terserah! teruskan saja apa maumu , nanti perasaanku terhadapmu akan hilang dengan sendirinya . Itukan yang kamu mau? itu ? selama ini hanya itu? baiklah ,terimakasih telah mengukir namamu dihatiku namun justru terasa sangat perih dan membekas !
29.6.12
story
this posting is just about you & me. our story.
yap. cerita kita masih ada. masih bertahan.
masih jalan walaupun ngga semudah dulu lagi.
masih lengkap tokohnya. aku dan kamu
tapi sadar ngga sih? cerita kita udah berantakan. udah ngga berjalan sesuai yang aku (mungkin juga kamu) inginkan.
dan kamu tau? aku lagi berusaha nyusun ulang skenario cerita kita. aku lagi berusaha ngubah total semua. aku lagi berusaha bikin cerita kita teratur lagi kayak dulu.
tapi kamu tau? aku sendirian. cuma aku yang memperbaiki. bahkan kamu ngga dateng buat sekedar tanya. bahkan kamu ngga tau apa yang lagi aku lakuin.
hey. ini kan cerita kita kan? yang nyusun skenario,jalan ceritanya, harusnya kita. yang ngubah,yang bikin semua kembali harusnya juga kita. bukan cuma aku.
kenapa sih kamu kayak udah ngga peduli sama kelanjutan cerita kita?
disini tokohnya cuma kita berdua. kalo kamu udah kayak gini, aku ngga mungkin ngelanjutin sendirian.
aku belum tau dan mungkin ngga akan pernah tau apa yang ada di pikiran kamu.
dan aku udah terlalu capek nebak-nebak perasaan kamu. aku capek sama kamu. aku capek sama keadaan. aku capek sama cerita kita.
kamu bukan kamu yang dulu. yang care sama aku. yang...sayang sama aku.
aku bosen. aku capek ngingetin kamu buat balik kayak dulu. karena kamu ngga pernah bisa.
aku udah mulai asing sama kamu.
am I still your number one girl? ;)
remember your promises? musnah semua. ingkar semua. bullshit semua.
gara-gara apasih? tolong. aku udah sangat capek
kalo kamu emang udah ngga bisa bertahan sama cerita kita, tolong dong. pergi aja. pergi yang jauh.
jangan malah bertahan dan cuma bisa nyakitin aku.
aku capek. aku sedih.
kamu kayak bukan punya aku lagi. tapi kamu punya orang lain.
aku capek cerita ke kamu dan tanggepan kamu cuma kayak gitu.
aku capek dikasarin sama kamu.dibentak.dikatain.
tolong jangan bikin rasa benciku ke kamu jadi tambah.
aku udah tersiksa sama perasaan sayang aku ke kamu.
aku tersiksa sama keadaan yang kayak gini. aku ngga dibutuhkan sama sekali di kehidupanmu.
aku capek kamu ngga peduli sama aku.
dan yang terakhir, aku capek mempertahanin hubungan yang tanpa arah kayak gini, SENDIRIAN...
yap. cerita kita masih ada. masih bertahan.
masih jalan walaupun ngga semudah dulu lagi.
masih lengkap tokohnya. aku dan kamu
tapi sadar ngga sih? cerita kita udah berantakan. udah ngga berjalan sesuai yang aku (mungkin juga kamu) inginkan.
dan kamu tau? aku lagi berusaha nyusun ulang skenario cerita kita. aku lagi berusaha ngubah total semua. aku lagi berusaha bikin cerita kita teratur lagi kayak dulu.
tapi kamu tau? aku sendirian. cuma aku yang memperbaiki. bahkan kamu ngga dateng buat sekedar tanya. bahkan kamu ngga tau apa yang lagi aku lakuin.
hey. ini kan cerita kita kan? yang nyusun skenario,jalan ceritanya, harusnya kita. yang ngubah,yang bikin semua kembali harusnya juga kita. bukan cuma aku.
kenapa sih kamu kayak udah ngga peduli sama kelanjutan cerita kita?
disini tokohnya cuma kita berdua. kalo kamu udah kayak gini, aku ngga mungkin ngelanjutin sendirian.
aku belum tau dan mungkin ngga akan pernah tau apa yang ada di pikiran kamu.
dan aku udah terlalu capek nebak-nebak perasaan kamu. aku capek sama kamu. aku capek sama keadaan. aku capek sama cerita kita.
kamu bukan kamu yang dulu. yang care sama aku. yang...sayang sama aku.
aku bosen. aku capek ngingetin kamu buat balik kayak dulu. karena kamu ngga pernah bisa.
aku udah mulai asing sama kamu.
am I still your number one girl? ;)
remember your promises? musnah semua. ingkar semua. bullshit semua.
gara-gara apasih? tolong. aku udah sangat capek
kalo kamu emang udah ngga bisa bertahan sama cerita kita, tolong dong. pergi aja. pergi yang jauh.
jangan malah bertahan dan cuma bisa nyakitin aku.
aku capek. aku sedih.
kamu kayak bukan punya aku lagi. tapi kamu punya orang lain.
aku capek cerita ke kamu dan tanggepan kamu cuma kayak gitu.
aku capek dikasarin sama kamu.dibentak.dikatain.
tolong jangan bikin rasa benciku ke kamu jadi tambah.
aku udah tersiksa sama perasaan sayang aku ke kamu.
aku tersiksa sama keadaan yang kayak gini. aku ngga dibutuhkan sama sekali di kehidupanmu.
aku capek kamu ngga peduli sama aku.
dan yang terakhir, aku capek mempertahanin hubungan yang tanpa arah kayak gini, SENDIRIAN...
Langganan:
Komentar (Atom)